METROPOS.COM, Jakarta – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) resmi mengukuhkan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 sebagai langkah memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kontribusi para alumni haji bagi masyarakat.
Ketua Umum IPHI H. Erman Suparno menegaskan bahwa organisasi akan terus menjadi wadah yang mampu menyatukan potensi jutaan alumni haji untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan berkeadilan.
Menurut Erman, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian sosial, integritas, serta komitmen menjaga persatuan bangsa.
Dalam lima tahun ke depan, IPHI akan memfokuskan perhatian pada lima agenda besar, yakni ketahanan pangan, reformasi pendidikan, penguatan ekonomi nasional, antisipasi krisis energi, serta pengawalan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
Ia menilai pembangunan Indonesia membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa agar mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Di bidang penyelenggaraan ibadah haji, Erman kembali menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi anggaran, dan tata kelola kelembagaan yang lebih profesional.
IPHI juga akan terus mengawal pengelolaan dana haji oleh BPKH agar tetap berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi, mengingat organisasi memiliki hubungan historis dengan lahirnya lembaga tersebut.
Sebagai penutup, Erman mengajak seluruh alumni haji untuk menjaga kemabruran melalui karya nyata di tengah masyarakat. Berbagai program seperti IPHI Estate, Klinik Haji, dakwah, pendidikan, serta gerakan sosial akan terus dikembangkan sebagai bentuk pengabdian organisasi kepada umat, bangsa, dan negara.













